3 Kesalahan Fatal Dalam Mendesain Kumbung Jamur

oleh | Jul 9, 2019 | Budidaya jamur tiram, Kumbung jamur | 0 Komentar

Dalam pembuatan kumbung jamur, para petani terutama petani baru masih sering melakukan kesalahan dalam mendesain kumbung jamurnya. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang habitat jamur yang baik untuk pertumbuhan jamur, disertai dengan tidak adanya pendampingan dari produsen baglog jamur yang mestinya lebih tahu tentang desain jamur yang baik.

Nah, agar menghasilkan jamur berkualitas, para petani jamur hendaklah memperhatikan desain kumbung jamurnya dengan benar. Berikut ini JITUNEWS uraikan 3 kesalahan fatal dalam pembuatan kumbung jamur, cek ya!

Kumbung tidak diberi sirkulasi udara yang cukup. Untuk sirkulasi udara bisa dibuatkan dari: dinding terbuat dari anyaman bambu yang banyak rongganya, b) dibuatkan pintu yang bisa dibuka tutup atau, c) bagian bawah yang dipotong setinggi 40 cm bisa diganti paranet, agar jika terpapar panas, panasnya tidak masuk dan cukup udaranya saja.

Kumbung gelap gulita tanpa pencahayaan dari luar. Kumbung tetap membutuhkan pencahayaan, bukan cahaya lampu, tapi cahaya matahari. Pada malam hari, kumbung tidak perlu diberi lampu dan biarkan gelap. Kumbung membutuhkan cahaya sebesar 20% atau tandanya Anda bisa membaca tulisan di buku dengan jelas pada jarak 30 cm.

Jarak antar rak baglog jamur yang terlalu dekat. Banyak petani bermaksud mengisi sebanyak mungkin kumbungnya dengan baglog, sedangkan sebenarnya kapasitas kumbungnya terbatas. Akhirnya kumbungnya sesak terisi baglog jamur. Ini akan terasa dampaknya saat panen jamur mulai tiba, ruangan akan dipenuhi dengan kabut spora yang beterbangan memenuhi ruangan. Hal ini akan mengurangi suplai oksigen kepada jamur yang sedang tumbuh jika tidak didukung dengan sirkulasi udara yang baik.

Jika 3 hal di atas tidak mendapat perhatian, dampaknya bisa dilihat saat panen jamur tiba, antara lain jamur yang siap panen sebagian akan tampak layu dan kurang segar, bentuk jamur sebagian akan menjadi kecil kecil sekali padahal bibit jamurnya besar, bakal jamur kadang ada yang mati sebelum tumbuh besar, dan jamur menjadi jembek dan kekuningan karena udara yang jenuh dan terlalu lembab.

Semoga bermanfaat ya!

(Sumber: dyanwidyastanto)

Toko Bibit Jamur

Menjual Bibit Jamur Tiram Putih, Bibit Jamur Tiram F1, Bibit Jamur Tiram F2, Baglog Jamur.

Produk Kami Aman Terhadap Kontaminasi, Di Produksi Pengawasaan Ketat, Melalui Berbagai Tahap Untuk Menjaga Kualitas Dan Mutu Produk Bibit Jamur

Jamur Info

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca semoga artikel jamur info bisa bermanfaat bagi petani jamur di seluruh indonesia salam admin

Lihat Posting Terkait Ini

Cara Membuat Bahan Bakar Oli Untuk Sterilisasi baglog

Cara Membuat Bahan Bakar Oli Untuk Sterilisasi baglog

Energi menjadi hal yang penting sekali untuk kehidupan manusia dalam berbagai macam kebutuhan. Seperti bahan bakar kendaraan, memasak, industri, dan masih banyak lagi yang lainnya. Saat ini, mayoritas energi didapatkan dari minyak bumi yang diperoleh dengan cara...

baca lainnya
Campuran Baglog Jamur Tiram Putih

Campuran Baglog Jamur Tiram Putih

membuat campuran media baglog Setelah serbuk gergaji cukup waktu, dibuatlah campuran media baglog. Refferensi campuran antara lain :- Serbuk gergaji 100kg - Tepung jagung 10 kg - Dedak/bekatul 10 kg - Pupuk sp 36 0.5kg - Gip 0.5 kg - air 50 - 60% Referensi lain : -...

baca lainnya
cara pemberantasan hama ulat pada baglog jamur tiram

cara pemberantasan hama ulat pada baglog jamur tiram

Jamur Tiram yang lubang, biasanya ada ulatnya. Secara umum, sebenarnya budidaya jamur tiram putih tidak memiliki hama penyakit seperti jenis sayuran lainnya. Hama pengganggu yang seringkali menyerang jamur tiram putih adalah hama ulat. Bagaimana dan kenapa hama ini...

baca lainnya

0 Comments

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cart Item Removed. Undo Have a coupon ?
  • No products in the cart.