3 Kesalahan Fatal Dalam Mendesain Kumbung Jamur

oleh | Jul 10, 2019 | Budidaya jamur tiram, Kumbung jamur | 0 Komentar

Dalam pembuatan kumbung jamur, para petani terutama petani baru masih sering melakukan kesalahan dalam mendesain kumbung jamurnya. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang habitat jamur yang baik untuk pertumbuhan jamur, disertai dengan tidak adanya pendampingan dari produsen baglog jamur yang mestinya lebih tahu tentang desain jamur yang baik.

Nah, agar menghasilkan jamur berkualitas, para petani jamur hendaklah memperhatikan desain kumbung jamurnya dengan benar. Berikut ini JITUNEWS uraikan 3 kesalahan fatal dalam pembuatan kumbung jamur, cek ya!

Kumbung tidak diberi sirkulasi udara yang cukup. Untuk sirkulasi udara bisa dibuatkan dari: dinding terbuat dari anyaman bambu yang banyak rongganya, b) dibuatkan pintu yang bisa dibuka tutup atau, c) bagian bawah yang dipotong setinggi 40 cm bisa diganti paranet, agar jika terpapar panas, panasnya tidak masuk dan cukup udaranya saja.

Kumbung gelap gulita tanpa pencahayaan dari luar. Kumbung tetap membutuhkan pencahayaan, bukan cahaya lampu, tapi cahaya matahari. Pada malam hari, kumbung tidak perlu diberi lampu dan biarkan gelap. Kumbung membutuhkan cahaya sebesar 20% atau tandanya Anda bisa membaca tulisan di buku dengan jelas pada jarak 30 cm.

Jarak antar rak baglog jamur yang terlalu dekat. Banyak petani bermaksud mengisi sebanyak mungkin kumbungnya dengan baglog, sedangkan sebenarnya kapasitas kumbungnya terbatas. Akhirnya kumbungnya sesak terisi baglog jamur. Ini akan terasa dampaknya saat panen jamur mulai tiba, ruangan akan dipenuhi dengan kabut spora yang beterbangan memenuhi ruangan. Hal ini akan mengurangi suplai oksigen kepada jamur yang sedang tumbuh jika tidak didukung dengan sirkulasi udara yang baik.

Jika 3 hal di atas tidak mendapat perhatian, dampaknya bisa dilihat saat panen jamur tiba, antara lain jamur yang siap panen sebagian akan tampak layu dan kurang segar, bentuk jamur sebagian akan menjadi kecil kecil sekali padahal bibit jamurnya besar, bakal jamur kadang ada yang mati sebelum tumbuh besar, dan jamur menjadi jembek dan kekuningan karena udara yang jenuh dan terlalu lembab.

Semoga bermanfaat ya!

(Sumber: dyanwidyastanto)

Toko Bibit Jamur

Menjual Bibit Jamur Tiram Putih, Bibit Jamur Tiram F1, Bibit Jamur Tiram F2, Baglog Jamur.

Produk Kami Aman Terhadap Kontaminasi, Di Produksi Pengawasaan Ketat, Melalui Berbagai Tahap Untuk Menjaga Kualitas Dan Mutu Produk Bibit Jamur

Jamur Info

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca semoga artikel jamur info bisa bermanfaat bagi petani jamur di seluruh indonesia salam admin

Baca Juga artikel lengkap, Tentang Budidaya Jamur blog jamur info

Lihat Posting Terkait Ini

Cara Membuat Bibit Jamur Tiram

Cara Membuat Bibit Jamur Tiram

Cara Membuat Bibit Jamur Tiram Membudidayakan jamur dari berbagai jenis memiliki kesamaan tahapan antara lain 1. menyiapkan bibit jamur yang akan dibudidayakan, menyiapkan media tanam (proses pembuatan media tanam akan berbeda pada jamur kayu dan jamur kompos), proses...

baca lainnya
Cara Membuat Bibit F0 Jamur Tiram Putih

Cara Membuat Bibit F0 Jamur Tiram Putih

Bibit F0 Bibit F0 adalah bayi jamur yang ditumbuhkan pada media PDA (Potatoes Dextrose Agar). Jadi pertama kita buat dulu media PDA. Ini bahan-bahan, peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan Agar-agar (bisa mere kapa saja, pilih yang tidak berwarna) Gula putih 30 gr...

baca lainnya
Cara Membuat Bibit F2 Jamur Tiram

Cara Membuat Bibit F2 Jamur Tiram

Bibit F2 adalah bibit pada media tanam yang sudah siap memasuki siklus panen. Media yang digunakan untuk bibit F2 adalah serbuk kayu dan umumnya dimasukkan ke dalam kantong plastik ukuran 2 kg untuk memudahkan transportasi. Kantong plastik berisi serbuk kayu ini...

baca lainnya

0 Comments

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cart Item Removed. Undo Have a coupon ?
  • No products in the cart.