Cara Merawat Baglog Jamur Tiram Putih

oleh | Jun 9, 2019 | Baglog Jamur tiram Putih, Budidaya jamur tiram, Cara membuat bibit | 0 Komentar

Cara Merawat Baglog Jamur Tiram

Ada tiga starat agar jamur yang tumbuh dari baglog menghasilkan panen yang baik yaitu: kelembapan, udara dan suhu.

1. Kelembapan

Kelembapan ruangan kumbung baiknya di atas 70%. Tingkat kelembapan bisa diukur dengan akat higrometer. Kelembapan ini diperlukan agar jamur bisa tumbuh dengan baik. Agar ruang ruangan kumbung tetap lembab, semprot baglog dengan air, usahakan menyemprotnya dengan semprotan kabut agar baglog tidak menerima terlalu banyak air pada saat yang sama, namun pastikan semprotannya jangan terlalu banyak. Karena jika kelembapan terlalu tinggi seperti saat musim hujan, jamur yang dihasilkan justru basah dan akan cepat rusak. Cara mengetahui jamur yang basah adalah dengan cara menekan jamur, jika keluar banyak air maka jamur tersebut terlalu basah. Jamur basah sendiri dihargai murah karena mudah membusuk. Pada musim hujan, perhatikan selalu kondisi kelembapan

2. Udara

Udara penting bagi pertumbuhan buah jamur. Jika udara kurang, jamur akan tumbuh memanjang untuk mencari udara. Pastikan plastik baglog terbuka cukup lebar agar miselium bisa mendapatkan oksigen yang cukup.Sirkulasi udara dalam kumbung juga perlu diperhatikan. Jangan sampai terjadi pertukaran udara yang berlebihan karena bisa menurunkan tingkat kelembapan di dalam kumbung yang membuat jamur kering dan tidak tumbuh.

3. Suhu

Suhu ruangan ideal ada di rentang 22-24 derajat celsius. Jika suhu terlalu panas, buah jamur yang masih kecil bisa kering dan tidak tumbuh lagi. Ciri jamur yang kering adalah warna kuning dan permukaan jamur mengeriput. Untuk menghindari kekeringan, semprot dengan air. Tetap perhatikan tingkat kelembapan dan kondisi jamurnya.

Selain 3 hal diatas, masih ada serangan hama yang perlu diperhatikan. Umumnya hama yang menyerang adalah serangga, mulai dari ulat yang memakan batang buah jamur, serangga mirip nyamuk yang memakan sari jamur dengan cara menyuntik mulutnya ke daun jamur sampai rayap yang memakan isi baglog yang terbuat dari serbuk kayu.

Serangan hama serangga biasanya mulai muncul pada bulan kedua siklus panen karena miseluim di dalam baglog sudah berkurang dan media tanam yang tidak tertutup miselium mulai membusuk. Baglog yang masih tertutup miselium tidak mengundang serangga.

Untuk mencegahnya, selalu jaga kebersihan kumbung dari kotoran belas panen yang biasanya membusuk dan mengundang serangga. Kalau terlanjur terkena hama, gunakan pestisida secukupnya. Terlalu banyak pestisida tidak baik bagi kesehatan manusia yang mengkonsumsi jamur.

Toko Bibit Jamur

Menjual Bibit Jamur Tiram Putih, Bibit Jamur Tiram F1, Bibit Jamur Tiram F2, Baglog Jamur.

Produk Kami Aman Terhadap Kontaminasi, Di Produksi Pengawasaan Ketat, Melalui Berbagai Tahap Untuk Menjaga Kualitas Dan Mutu Produk Bibit Jamur

Jamur Info

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca semoga artikel jamur info bisa bermanfaat bagi petani jamur di seluruh indonesia salam admin

Baca Juga artikel lengkap, Tentang Budidaya Jamur blog jamur info

Lihat Posting Terkait Ini

Cara Membuat Bibit Jamur Tiram

Cara Membuat Bibit Jamur Tiram

Cara Membuat Bibit Jamur Tiram Membudidayakan jamur dari berbagai jenis memiliki kesamaan tahapan antara lain 1. menyiapkan bibit jamur yang akan dibudidayakan, menyiapkan media tanam (proses pembuatan media tanam akan berbeda pada jamur kayu dan jamur kompos), proses...

baca lainnya
Cara Membuat Bibit F0 Jamur Tiram Putih

Cara Membuat Bibit F0 Jamur Tiram Putih

Bibit F0 Bibit F0 adalah bayi jamur yang ditumbuhkan pada media PDA (Potatoes Dextrose Agar). Jadi pertama kita buat dulu media PDA. Ini bahan-bahan, peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan Agar-agar (bisa mere kapa saja, pilih yang tidak berwarna) Gula putih 30 gr...

baca lainnya
Cara Membuat Bibit F2 Jamur Tiram

Cara Membuat Bibit F2 Jamur Tiram

Bibit F2 adalah bibit pada media tanam yang sudah siap memasuki siklus panen. Media yang digunakan untuk bibit F2 adalah serbuk kayu dan umumnya dimasukkan ke dalam kantong plastik ukuran 2 kg untuk memudahkan transportasi. Kantong plastik berisi serbuk kayu ini...

baca lainnya

0 Comments

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cart Item Removed. Undo Have a coupon ?
  • No products in the cart.