Cara Memulai Bisnis Jamur Tiram Putih secara Rumahan

Cara Memulai Bisnis Jamur Tiram Putih secara Rumahan

Di Indonesia ada berbagai macam jenis jamur, di antaranya jamur merang dan jamur tiram putih. Untuk usaha budidaya jamur tiram putih menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan. Mengingat permintaan pasar terhadapnya meningkat pesat setiap tahun. Hal ini membuat para pengusaha jamur tiram putih kebanjiran order dan untung besar. Jika anda mencari peluang usaha yang gampang dilakukan, tak pernah ada matinya dan selalu dibutuhkan orang maka memulai bisnis jamur tiram putih secara rumahan bisa menjadi salah satu peluang bisnis yang layak untuk diperhitungkan.
 

Analisa Usaha Budidaya Jamur Tiram Putih

Untuk membuka bisnis jamur tiram putih secara rumahan tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Karena usaha ini membutuhkan perencanaan dan persiapan modal usaha yang sangat matang dalam membuka usaha budidaya jamur tiram putih di rumah yang menguntungkan dari awal hingga buka. Seperti persiapan bibit jamur tiram, menguasai cara merawat jamur tiram, dll. Dengan begitu, diharapkan peluang keberhasilan usaha jamur tiram putih menjadi sangat besar.

Bagi sobat yang mempunyai minat untuk memulai bisnis jamur tiram putih di rumah. Sobat dapat membuka usaha budidaya jamur tiram putih yang memiiki prospek cerah secara rumahan. Sebagai pengusaha jamur tiram putih ini, sobat berpeluang besar untuk sukses dan meraup keuntungan yang lumayan besar dan menjanjikan dari bisnis pertanian ini.

Akan tetapi, sama seperti memulai jenis bisnis lainnya, usaha budidaya jamur tiram putih mempunyai kendala, resiko, dan tantangan tersendiri. Sehingga jika sobat benar-benar ingin membuka usaha budidaya jamur tiram putih di rumah secara sukses dan untung besar harus mampu menanggulangi berbagai hambatan, kendala dan resiko kerugian yang sewaktu-waktu bisa menghampiri.

Cara Memulai Bisnis Jamur Tiram Putih secara Rumahan

Oleh sebab itu, sebelum terjun ke bisnis jamur tiram putih sobat harus mempelajari dan memahami seluk beluk cara usaha budidaya jamur tiram untuk pemula di rumah yang sukses. Berikut ini tahapan-tahapan atau persiapan cara memulai bisnis jamur tiram putih secara rumahan, antara lain:

1. Memilih lokasi usaha yang cocok bagi bisnis jamur tiram putih

Sebetulnya untuk memulai usaha budidaya jamur tiram putih cukup gampang. Akan tetapi, kebanyakan orang menganggap bisnis budidaya jamur tiram sangat sulit. Disebabkan mereka mengalami beberapa kegagalan. Faktor yang menyebabkan kegagalan dalam bisnis budidaya jamur tiram kebanyakan disebabkan oleh faktor kebersihan lingkungan dan lokasi.
Oleh sebab itu, cara paling mudah untuk bisnis jamur tiram putih yang sukses secara rumahan adalah dengan memastikan lokasi usaha terjaga kebersihannya. Sehingga jamur tiram putih bisa tumbuh dengan baik dan sehat. Dengan membuka usaha budidaya jamur tiram di rumah maka akan membantu dalam kemudahan membersihkan lingkungan usaha dan memudahkan pada waktu panen.
Perlu diketahui bahwasanya tanaman jamur tiram putih rentan sekali terhadap segala bentuk kotoran dan kelembapan udara yang tinggi. Sehingga jika anda mau membuka bisnis budidaya jamur tiram putih yang sukses harus dengan cermat memilih lokasi usaha yang tepat. Usahakan lokasi usaha budidaya jamur tiram jauh dari tempat pembuangan sampah dan jauh dari kandang ternak ayam, sapi, kambing dan kandang ternak lainnya.

2. Menyediakan Rak Baglog

Kemudian yang harus dipersiapkan setelah adanya lokasi usaha di rumah yang bersih dan jauh dari kotoran, selanjutnya adalah mempersiapkan rak baglog. Peralatan dan perlengkapan ini berguna untuk menyimpan beberapa jamur tiram putih layaknya sebuah rak. Bukan hanya untuk mempermudah dalam penyimpanan tapi juga dalam proses panen jamur.
Cara membuat rak baglog cukup mudah. Anda bisa membuatnya sendiri dengan bahan dasar dari kayu atau batang pohon bambu. Untuk bentuk dan ukuran rak baglog haruslah disesuaikan dengan lingkungan dan kondisi tempat usaha. Karena anda memulai bisnis jamur tiram putih secara rumahan maka langkah efektif dan berbiaya murah dengan membuat rak baglog dengan lima tingkat dari bahan kayu dan batang pohon bambu. Sehingga anda tidak perlu mengeluarkan biaya modal usaha budidaya jamur tiram yang cukup besar.

3. Membuat Kumpung atau Rumah Jamur Tiram

Jika sobat membuka bisnis jamur tiram putih di luar rumah maka sobat memerlukan kumpung atau rumah jamur yang luasnya disesuaikan dengan lokasi. Sebagai patokan untuk menyimpan baglog sekitar 1000 baglog membutuhkan rumah jamur dengan ukuran 6 meter kali 4 meter. Pastikan rumah jamur senantiasa dalam kondisi bersih untuk menjaga pertumbuhan jamur tiram putih lebih maksimal dan tetap sehat.

4. Penyediaan Media Tanam

Selanjutnya yang harus dipersiapkan adalah media tanam atau cara membuat baglog bagi budidaya jamur tiram putih. Ada banyak ragam media tanam yang bisa sobat pilih sesuai dengan kondisi lingkungan sekitar. Misalkan sekam, substrat kayu, serbuk gergaji, ampas tebu, dan lain sebagainya. Itulah media tanam bagi budidaya jamur tiram putih. Kemudian, anda bisa mencampurkannya dengan sedikit penambahan vitamin dan nutrisi bagi tumbuhan jamur tiram. Seperti kapur, gips, tepung, dedak halus dan air.
Kemudian campuran media tanam tumbuhan jamur yang telah dibuat dimasukkan ke dalam bambu, pipa atau paralon berukuran diameter sekitar 3 centimeter. Berikutnya diikat sampai sangat kuat. Jika anda ingin lebih mudah dan kesulitan dalam membuat baglog atau media tanam yang berkualitas baik maka sobat bisa membeli baglog yang siap pakai dalam jumlah banyak kepada para pengusaha budidaya jamur tiram putih di daerah terdekat.

5. Menyediakan Bibit Jamur Tiram Putih

Untuk menyediakan bibit jamur ada dua pilihan yaitu Anda bisa membuat bibit jamur tiram putih secara mandiri dan membeli bibit jamur. Untuk membuat bibit jamur sangat mudah dengan menggunakan teknik bibit semai, kultur murni dan bibit induk. Namun sebagai pemula pasti anda akan kesulitan membuat bibit jamur secara mandiri. Maka pilihan yang tepat, anda bisa mengambil pilihan alternatif lainnya yang lebih mudah yaitu membeli bibit jamur tiram putih lengkap dengan baglog.

Keuntungan Usaha Budidaya Jamur Tiram

Mengapa anda harus memilih bisnis jamur tiram putih? Berikut ini keuntungan usaha budidaya jamur tiram putih, antara lain:

▪ Biaya Modal Terjangkau

Untuk membuka bisnis jamur tiram putih, sobat bisa memulainya dari modal kecil. Modal bisnis jamur tiram putih yang utama adalah lokasi usaha, pembelian baglog dan bibit jamur. Selain itu, keuntungan bisnis jamur tiram putih dengan modal kecil merupakan cara budidaya jamur tiram yang paling pas untuk pemula.

▪ Mudah Perawatan

Kelebihan lain dari bisnis budidaya jamur tiram putih adalah usaha ini tidak membutuhkan lokasi usaha yang strategis. Anda bisa membuka usaha budidaya jamur tiram di rumah dan tidak memerlukan perawatan yang sulit. Anda dapat dengan mudah menguasai cara merawat jamur merang atau jamur tiram yang bisa diperoleh secara autodidak dan belajar kepada para pengusaha budidaya jamur tiram putih yang sukses dan berpengalaman.

▪ Harga Stabil

Hal yang paling menguntungkan dari bisnis budidaya jamur tiram putih lainnya adalah harga jamur tiram yang relatif stabil di pasaran. Sehingga anda bisa menghasilkan untung besar setiap kali panen jamur.

Tips Sukses Usaha Budidaya Jamur Tiram Putih

Untuk membuka bisnis jamur tiram putih secara sukses dan menguntungkan tidaklah mudah. Apalagi diawal usaha yang diperlukan sikap kerja keras, semangat, ulet, rajin, telaten, pantang menyerah dan strategi usaha lainnya. Untuk mempersingkat waktu, berikut ini cara dan tips sukses usaha budidaya jamur tiram putih di rumah, antara lain:

1. Memasarkan Jamur Tiram Putih secara gencar

Proses promosi, pemasaran dan penjualan tidak bisa dilepaskan satu sama lain. Ketiganya saling berkaitan. Seperti proses pemasaran berarti melayani atau menjual jamur ke banyak orang. Adapun promosi dilakukan untuk mendapatkan penjualan.Sekarang yang menjadi bahan pertanyaan adalah bagaimana memasarkan jamur tiram putih yang efektif dan efisien setelah panen jamur?
Ada berbagai macam cara pemasaran jamur tiram putih, antara lain:

▪ Pemasaran Offline

Untuk memasarkan jamur tiram putih dapat menitipkan di sejumlah warung atau toko sembako dan sayuran, bekerjasama dengan pedagang sayuran online, menjual langsung ke setiap rumahtangga, berdagang di pasar tradisional, memasok langsung ke supermarket, dan para produsen makanan ringan berbahan dasar jamur dan lain sebagainya. Caranya bisa menggunakan media promosi usaha berupa brosur, pamflet, spanduk, dll.

▪ Pemasaran Online

Saat ini perkembangan bisnis online sudah di hadapan kita dan setiap bisnis harus mengikuti perkembangan yang ada membuat bisnis jamur tiram putih mesti didukung oleh cara pemasaran online. Contohnya bisa berupa blog toko online jamur tiram putih, pemasaran di marketplace tokopedia, olx, bukalapak, forum jual beli online, pemasaran melalui medsos seperti facebook, twitter, instagram, dll. Dengan melakukan pemasaran online pangsa pasar akan lebih luas bukan hanya daerah sekitar tapi hingga luar daerah dan luar negeri.

▪ Pemasaran dari mulut ke mulut

Inilah salah satu cara pemasaran yang terbukti efektif dibandingkan sistem pemasaran online dan offline. Cara ini diharuskan bagi bisnis jamur tiram putih yang anda kelola dilakoni dengan pelayanan prima dan terbaik bagi konsumen. Sehingga konsumen merekomendasikan kepada orang-orang di sekitarnya. Dari satu orang konsumen bisa mengajak konsumen lainnya.

2. Menggunakan merk atau brand

Untuk membuat bisnis jamur tiram putih anda berbeda dari pesaing maka anda mesti melakukan proses brand atau pemberian merk. Setelah proses packing atau pengemasan jamur kemudian diberikan label atau merek yang mudah diingat dan telah didaftarkan di Badan BPPOM.
Cara Membuat Kumbung Jamur tiram Putih

Cara Membuat Kumbung Jamur tiram Putih

Rumah jamur atau dengan istilah lain KUMBUNG adalah tempat menyimpan media tanam agar pertumbuhan jamur dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan jamur yang berkwalitas (baik dari segi berat dan bentuk). Bahan untuk membuat rumah jamur usahakan dari bahan yang mudah didapat disekitar lokasi, murah dan kuat.

Buatlah rumah jamur dari bahan yang mudah didapat di sekitar area lokasi, misalnya dari bahan bambu untuk tiang (konstruksi), dindingnya pakai gedek (anyaman bambu) dan atapnya dari genteng tanah liat. Bila bahan tsb sulit juga didapat buatlah atapnya dari bahan alang-alang termasuk dindingya atau dari daun-daun kelapa yang dianyam.

Prinsipnya yang paling mudah, sederhana, murah dan kuat. Penutup atap jangan mempergunakan ASBES, dengan alasan ruangan akan menjadi panas. Untuk lantai bawah tdk harus diplester (biarkan tanah kalau perlu lapisi pakai pasir).

Buatlah suasana didalam bangunan tersebut menjadi LEMBAB dan DINGIN karena jamur akan tumbuh dengan baik.
Ukuran panjang bangunan dibuat per 2,00 meter dari tiang utama ke tiang utama.
Buat sistem rak dengan lebar sekitar 90 cm dengan tinggi rak sekitar 60 cm dan jumlah tingkat 5 buah.
Untuk gang / orang berjalan lebar sekitar 80 cm.
Bagian bawah tiang – tiang utama (bambu) konstruksi di letakan diatas pondasi setempat dan samping bangunan ditutup pakai pasangan bata agar tdk ada binatang masuk ke dalam ruangan.
Rak paling bawah, jarak dari tanah sekitar 20 cm – 30 cm.
Usahakan setiap membuat rumah jamur berkapasitas untuk 5.000 media tanam dengan ukuran kumbung sekitar 7 m x 5 m (ukuran memanjang) bisa juga ukuran bujur sangkar, semua tergantung bentuk tanahnya.
Tata cara pakai :

Bila bangunan kumbung sdh selesai dibuat jangan langsung dimasukan media tanam tetapi bersihkan area kumbung baik luar maupun dalam dari segala sampah dan kotoran bekas kerja.
Bersihkan pakai (disemprot) khusus bagian dalam (dari atas sampai bawah).
Kemudian semprotlah ruangan pakai obat kimia untuk mematikan bakteri-bakteri (agar area dalam menjadi steril) misalnya pakai formalin.

Diamkan sekitar 2 x 24 jam agar bau obat hilang dan pintu harus slalu tertutup.
Setelah itu masukan media tanam yang sdh terbungkus milesium 100 % (siap tumbuh jamur) dari ruang inkubasi.

Model Rak Jamur Tiram

Baglog berdiri :

Rak Jamur Vertikal
Penataan baglog berdiri sangat cocok dilakukan jika di daerah yang dingin. Namun kurang cocok jika daerahnya panas karena penataan baglog berdiri mengakibatkan penguapan yang tinggi. Untuk baglog berdiri rak yang digunakan seperti gambar di bawah ini :

Ukuran rak menyesuaikan ukuran kumbung, ukuran di atas saya asumsikan ukuran kumbung 3m x 7m sehingga dalam satu kumbung ada 4 rak.

Baglog Tidur :

Rak Jamur Horisontal
Penataan baglog tidur bisa dilakukan di daerah panas maupun dingin. Penataan seperti tidak memakan tempat juga tidak banyak memakan biaya dalam pembuatan rak.
Penataan baglog ditata rebah(tidur) di atas rak dengan posisi satu baris tutupnya menghadap ke jalan, dan baris berikutnya tutup menghadap ke sebaliknya, dan seterusnya.

Cara Merawat Baglog Jamur Tiram

Cara Merawat Baglog Jamur Tiram

Budidaya jamur tiram sangat cocok untuk daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Investasi yang dibutuhkan untuk memulai udaha budidaya jamur tiram cukup murah dan bisa dilakukan bertahap. Bagian tersulit adalah membuat baglog, media tanam yang telah diinokulaikan dengan bibit jamur. Nama latin jamur tiram adalah Pleurotus ostreatus, termasuk dalam kelompok Basidiomycota. Disebut jamur tiram karena bentuk tajuknya menyerupai kulit tiram. Berwarna putih berbentuk setengah lingkaran. Di alam bebas, jamur tiram putih biasa ditemukan pada batang-batang kayu yang sudah lapuk. Mungkin karena itu, jamur tiram sering disebut jamur kayu. Ada dua kegiatan utama dalam budidaya jamur tiram. Tahap pertama adalah membuat media tanam dan menginokulasikan bibit jamur ke dalam media tanam tersebut. Sehingga media ditumbuhi miselium berwarna putih seperti kapas. Tahap kedua adalah menumbuhkan miselium tersebut menjadi badan buah. Untuk pendatang baru, biasanya memulai kegiatan budidaya dengan menumbuhkan baglog menjadi daging buah. Sementara pengadaan, baglog yang siap tumbuh didapat dengan membeli dari pihak lain. Kemudian setelah usaha budidayanya berkembang dan volumenya banyak, baru mencoba membuat baglog sendiri. Dalam tulisan ini akan, saya akan mengulas langkah yang harus dipersiapkan untuk memulai budidaya jamur tiram putih.

Menyiapkan kumbung

Kumbung atau rumah jamur adalah tempat untuk merawat baglog dan menumbuhkan jamur. Kumbung biasanya berupa sebuah bangunan, yang diisi rak-rak untuk meletakkan baglog. Bangunan tersebut harus memiliki kemampuan untuk menjaga suhu dan kelembaban. Kumbung biasanya dibuat dari bambu atau kayu. Dinding kumbung bisa dibuat dari gedek atau papan. Atapnya dari genteng atau sirap. Jangan menggunakan atap asbes atau seng, karena atap tersebut akan mendatangkan panas. Sedangkan bagian lantainya sebaiknya tidak diplester. Agar air yang digunakan untuk menyiram jamur bisa meresap. Di dalam kumbung dilengkapi dengan rak berupa kisi-kisi yang dibuat bertingkat. Rak tersebut berfungsi untuk menyusun baglog. Rangka rak bisa dibuat dari bambu atau kayu. Rak diletakkan berjajar. Antara rak satu dengan yang lain dipisahkan oleh lorong untuk perawatan. Ukuran ketinggian ruang antar rak sebaiknya tidak kurang dari 40 cm, rak bisa dibuat 2-3 tingkat. Lebar rak 40 cm dan panjang setiap ruas rak 1 meter. Setiap ruas rak sebesar ini bisa memuat 70-80 baglog. Keperluan rak disesuaikan dengan jumlah baglog yang akan dibudidayakan.