3 Kesalahan Fatal Dalam Mendesain Kumbung Jamur

3 Kesalahan Fatal Dalam Mendesain Kumbung Jamur

Dalam pembuatan kumbung jamur, para petani terutama petani baru masih sering melakukan kesalahan dalam mendesain kumbung jamurnya. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang habitat jamur yang baik untuk pertumbuhan jamur, disertai dengan tidak adanya pendampingan dari produsen baglog jamur yang mestinya lebih tahu tentang desain jamur yang baik.

Nah, agar menghasilkan jamur berkualitas, para petani jamur hendaklah memperhatikan desain kumbung jamurnya dengan benar. Berikut ini JITUNEWS uraikan

3 kesalahan fatal dalam pembuatan kumbung jamur

Kumbung tidak diberi sirkulasi udara yang cukup.

Untuk sirkulasi udara bisa dibuatkan dari: dinding terbuat dari anyaman bambu yang banyak rongganya, b) dibuatkan pintu yang bisa dibuka tutup atau, c) bagian bawah yang dipotong setinggi 40 cm bisa diganti paranet, agar jika terpapar panas, panasnya tidak masuk dan cukup udaranya saja.

Kumbung gelap gulita tanpa pencahayaan dari luar.

Kumbung tetap membutuhkan pencahayaan, bukan cahaya lampu, tapi cahaya matahari. Pada malam hari, kumbung tidak perlu diberi lampu dan biarkan gelap. Kumbung membutuhkan cahaya sebesar 20% atau tandanya Anda bisa membaca tulisan di buku dengan jelas pada jarak 30 cm.

Jarak antar rak baglog jamur yang terlalu dekat.

Banyak petani bermaksud mengisi sebanyak mungkin kumbungnya dengan baglog, sedangkan sebenarnya kapasitas kumbungnya terbatas. Akhirnya kumbungnya sesak terisi baglog jamur. Ini akan terasa dampaknya saat panen jamur mulai tiba, ruangan akan dipenuhi dengan kabut spora yang beterbangan memenuhi ruangan. Hal ini akan mengurangi suplai oksigen kepada jamur yang sedang tumbuh jika tidak didukung dengan sirkulasi udara yang baik.

Jika 3 hal di atas tidak mendapat perhatian, dampaknya bisa dilihat saat panen jamur tiba, antara lain jamur yang siap panen sebagian akan tampak layu dan kurang segar, bentuk jamur sebagian akan menjadi kecil kecil sekali padahal bibit jamurnya besar, bakal jamur kadang ada yang mati sebelum tumbuh besar, dan jamur menjadi jembek dan kekuningan karena udara yang jenuh dan terlalu lembab.

Semoga bermanfaat ya!

(Sumber: dyanwidyastanto)