Cara Membuat Bahan Bakar Oli Untuk Sterilisasi baglog

Cara Membuat Bahan Bakar Oli Untuk Sterilisasi baglog

Energi menjadi hal yang penting sekali untuk kehidupan manusia dalam berbagai macam kebutuhan. Seperti bahan bakar kendaraan, memasak, industri, dan masih banyak lagi yang lainnya. Saat ini, mayoritas energi didapatkan dari minyak bumi yang diperoleh dengan cara ditambang. Dengan proses dari fosil yang berada di dalam perut bumi. Dan tidak dipungkiri bahwa keberadaan nya semakin lama semakin berkurang. Sehingga bahan bakar alternatif sangat dibutuhkan. Salah satu cara untuk menghemat energi terutama bahan bakar untuk industri bisa dilakukan dengan membuat burner bahan bakar oli bekas.

Ternyata oli bekas dapat dipakai sebagai bahan bakar alternatif kompor. Yakni dengan kompor khusus yang sering disebut dengan burner bahan bakar oli bekas. Hal ini dipicu dari semakin mahalnya elpiji dan juga semakin terbatasnya sumber daya energi seperti minyak tanah. Oleh sebab itu, inovasi perlu dilakukan dalam membuat bahan bakar alternatif dalam mensiasati kelangkaan energi, khususnya api.

Pembuatan Burner Bahan Bakar Oli Bekas

Kompor yang menggunakan bahan bakar oli bekas menjadi salah satu jawaban dari masalah limbah yang banyak diperbincangkan. Penggunaan oli untuk motor mempunyai waktu tenggang yang mengharuskan penggantian secara berjangka. Oleh karena itu, ini menjadikan keberadaan oli bekas banyak dan sangat mudah ditemukan di bengkel motor dan juga mobil.

Oli bekas motor atau mobil ini ada yang diolah lagi menjadi oli siap pakai yang bisa digunakan kembali. Tapi kualitasnya memang tidak sebaik oli baru. Dengan adanya kompor bahan bakar oli bekas ini bisa menjadi sebuah inovasi yang bermanfaat baik untuk limbah oli bekas sendiri maupun kegunaannya.

Kompor dengan bahan bakar oli bekas atau yang sering disebut dengan waste oil burner adalah sebuah kompor dengan bahan bakar yang berasal dari oli bekas. Bagian-bagian yang harus ada dari pembuatan kompor atau burner ini diantaranya adalah:

Di dalam rangkaian kompor menggunakan blower angin untuk pendorong oli ke bagian burner atau tungku. Wadah oli atau jerigen yang dilubangi, pipa besi kecil atau penghubung aliran oli ke pipa utama yaitu pipa besar. Selanjutnya kran dan juga selang. Selain itu masih ada satu lagi yang diperlukan dalam pembuatan burner bahan bakar oli bekas ini. Yaitu tungku yang digunakan sebagai tempat pembakaran.

Cara Kerja Kompor atau Burner dengan Bahan Oli Bekas

Burner bahan bakar oli bekas ini memiliki cara kerja yang begitu sederhana. Tidak memakai pompa roda gigi, tidak memakai kompresor, hanya mengandalkan gaya gravitasi saja. Sementara itu, blower keong berguna untuk meningkatkan asupan oksigen yang ada dalam kompor.

Cara kerjanya, jerigen yang telah disiapkan diisi dengan oli bekas. Untuk bahan bakar selanjutnya dimasukkan arang ke dalam tungku. Lalu diberi minyak dan dibakar sehingga arang menjadi bara api. Kemudian setelah itu, buka kran penutup oli kemudian nyalakan blower angin. Hal ini tentunya membuat angin secara langsung mendorong oli menjadi partikel-partikel kecil agar menuju tungku sehingga bisa terjadi pembakaran.

Kelebihan Penggunaan Burner Bahan Bakar Bekas Oli

Salah satu kelebihan dalam penggunaan kompor bahan bakar oli bekas ini adalah dengan menggunakan burner atau kompor oli bekas anda bisa melakukan penghematan hingga lebih dari 50%. Jika dibandingkan saat anda memakai kompor LPG dan juga kompor dengan bahan bakar minyak tanah.

Anda bisa membuktikannya sendiri. Seperti contoh dalam pengaplikasian yang sudah dilakukan. Untuk tabung LPG yang memiliki isi dua setengah liter oli bekas. Sedangkan untuk oli bekas harga per liternya di POM bensin sekitar Rp1.500 sampai Rp2.000. Sementara itu panas yang dihasilkan dari burner atau kompor oli bekas ini bisa mencapai 115 derajat. Dari contoh tersebut kita bisa mengetahui bahwasanya penghematannya memang bisa dilakukan lebih dari 50%. Karena dari harga bahan bakunya sendiri yaitu oli bekas hanya didapatkan dengan harga yang murah.

Cara Membuat Alat Sterilisasi Baglog Jamur Murah Sederhana

Cara Membuat Alat Sterilisasi Baglog Jamur Murah Sederhana

Alat Steam atau Sterilisasi Baglog/media serbuk kayu memang beragam bentuk, cara dan tentu saja harganya. bagi para pemula yang baru terjun ke dunia budidaya jamur terkadang bingung bagaimana dan seperti apa sistem kerja alat sterilisasi baglog apalagi bagi pemula yang otodidak atau belum pernah melihat langsung pengoperasian alat steam tersebut, seperti saya contohnya, terkadang sulit untuk memulai bagaimana cara membuat alat steam atau sterilisasi

Di artikel ini saya akan membagikan pengalaman saya tentang cara membuat alat steam/sterilisasi yang terbuat dari drum bekas.

Pertama-tama siapkan Drum bekas yang dapat di beli di toko bangunan atau bisa anda dapatkan di tempat penampungan (Agen Minyak).
untuk harga drum bekas ditempat saya Rp.170.000 / buah dan di dapat dari toko bangunan

Potong Bagian Atas drum menggunakan mesin gerinda/pemotong lainnya dan pada dasar drum di beri sarangan seperti gambar di bawah .

Bagian dasar drum di beri sarangan dengan ketinggian 15cm dari dasar drum.
air yang saya gunakan untuk mensterilisasikan hanya satu ember cat besar ukuran 20kg.

ke dua susun baglog seperti ini

Bagaimana? mudah bukan? biaya yang dikelarkan untuk membuat alat steam seperti ini sangat murah
1. Drum Bekas Rp. 170.000,-
2. Jasa Pemotongan drum Rp. 20.000,-

Jadi total cost yang di keluarkan untuk membuat alat steam sederhana ini hanya Rp. 190.000,- saja.